Buku Panduan MUI Mengenal & Mewaspadai Penyimpangan Syi'ah di Indonesia

Buku Panduan MUI Mengenal & Mewaspadai Penyimpangan Syi'ah di Indonesia
Silahkan diunduh. Gratis!

Kepemimpinan Gajah Mada

Maha Patih Gajah Mada
Gajah Mada. Siapa yang tak kenal tokoh satu ini. Namanya diabadikan sebagai nama jalan raya di seluruh Indonesia (tapi mungkin Anda akan sangat kesulitan menjumpai nama Jalan Gajah Mada di daerah Jawa Barat dan Banten). Selain itu, Nama Gajah Mada juga dijadikan sebagai nama sebuah perguruan tinggi ternama di negeri ini yang gemanya telah sampai di seantero dunia: Universitas Gajah Mada di Yogyakarta.

Gajah Mada adalah sosok luar biasa. Terlahir sebagai rakyat jelata mengawali karir sebagai pekatik kerajaan, yang tupoksinya adalah mencari rumput untuk makan kuda milik kerajaan/istana, merawat kuda-kuda tersebut, mencuci kereta dan sesekali sebagai kusir sang raja atau pejabat kerajaan lainnya. Perlahan tapi pasti Gajah Mada naik pangkat. Karirnya melesat setelah ia bergabung sebagai Bhayangkara. Sekitar 45 tahun mengabdi, secara cemerlang menjadi Patih, harusnya Gajah Mada bisa menjadi raja. Namun, ini tak dilakukannya. Gajah Mada adalah Patih bahkan Maha Patih teladan. Terkenal dengan Sumpah Palapa
Tan hamukti palapa. Adalah sumpah setianya untuk tidak bersenang-senang / memuaskan kepentingan pribadi dan segelintir orang, sebelum dapat mempersatukan nusantara.
Dalam kitab Kakawin Desa Warnnana atau yang lebih dikenal dengan nama Negara Kertagama, gubahan Mpu Tantular, disebutkan Gajah Mada adalah pemimpin yang punya prinsip:
  • Wignya. Bijaksana dalam memerintah, mengambil keputusan dalam situasi sulit dan mampu menciptakan ketentraman di masyarakat.
  • Mantriwira. Sangat berani dalam membela kebenaran. yang benar dikata benar, yang salah harus dihukum.
  • Wicaksaneng naya. dalam kondisi apapun, kapanpun dan dimanapun, Sang Maha Patih selalu mengedepankan kebijaksanaan,kelembutan pada semua orang. Tak peduli apakah ia Raja, orang istana, bahkan rakyat jelata.
  • Matanggwan. Memegang amanah/kepercayaan dari orang lain dengan sangat kuat. Berpantang lari dari tanggung jawab apalagi saling tuding saling hujuta saling begal demi kepentingan pribadi!
  • Satya bhakti aprabu. Kesetiaan yang tidak perlu diragukan lagi dalam menjaga dan membela negara yang dilakukannya dengan penuh keikhlasan. Juga tidak punya ambisi untuk menjadi prabu/raja.
  • Wagmi wak. Pandai menyampaikan pendapat, kekeuh, ahli diplomasi, dan menggugah semangat prajurit dan rakyat untuk terus berjuang demi kesejahteraan seluruh rakyat kerajaan.
  • Sarjjawopasama. Rendah hati, sabar, halus tutur katanya, ksatria.
  • Dhirotsaha. Rajin, tekun, pantang menyerah. Segera bangkit jika gagal.
  • Tan lalana. Periang,selalu menampakkan wajah gembira walaupun sebenarnya sedang sedih/banyak pikiran.
  • Diwyacitta. Mau mendengarkan pendapat yang lain, suka musyawarah.
  • Tan satrisna. bekerja ikhlas tanpa pamrih
  • Asih samasta bhuwana. mencurahkan kasih sayang pada semuanya. Raja, istana,prajurit, rakyat jelata, binatang, tumbuhan, sungai, bukit. Seluruh yang ada di alam disayanginya. Bukan demi pribadi, tapi demi semuanya juga. Tetap menjaga keseimbangan alam.
  • Ginong pratidina. selalu bertindak yang baik, perbuatan buruk tak bermoral ditinggalkan. Amar ma'ruf nahy munkar.
  • Sumantri. Tetap memposisikan diri sebagai abdi yang mengayomi rakyat membela negara juga sendhika dhawuh pada prabu.
  • Anayaken mungsuh. Tegas dan berani kepada siapapun yang mencoba mengusik ketentraman/kedamaian kerajaan. Selalu di depan mengganyang musuh, pantang mundur. Lebih baik mati daripada menyerah!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih telah membaca informasi yang kami sampaikan, semoga bermanfaat. Tidak dilarang untuk mengutip/menyebarluaskan/ copy paste informasi ini. Laskar Informasi juga sangat terbuka atas masukan/tanggapan/komentar.

Fakta, kita hidup di negara rawan bencana. Dan hari ini kita saksikan berbagai bencana telah melanda. Hanya ada dua pilihan: menyerah pada kenyataan atau maju mengambil peran dalam kesiagaan. Dukung dan bergabung bersama kami dalam gerakan ‪‎INDONESIA SIAGA‬ !

Salurkan Donasi Kemanusiaan Anda melalui Lazis Muhammadiyah

BCA No. 8780 171 171
MANDIRI No. 123 00 99 00 8999
BNI SYARIAH No. 00 915 39 444
BRI SYARIAH No. 2020 191 222

Software islami ensiklopedi hadits kitab 9 imam berisi kumpulan hadits dan terjemah