Memuat...

Kamis, 06 Januari 2011

Ketentuan Bebas Visa Kunjungan Singkat (BVKS) dan Visa on Arrival (VKSK)

| | 2 comments
Bebas Visa Kunjungan Singkat ( BVKS ) adalah  Kunjungan tanpa visa yang diberikan sebagai pengecualian bagi orang-orang asing warga Negara dari Negara-negara tertentu yang bermaksud mengadakan kunjungan ke Indonesia dalam rangka berlibur, kunjungan sosial budaya, kunjungan usaha dan tugas pemerintah.

Jangka Waktu Bebas Visa Kunjungan Singkat ( BVKS ) 30 (tiga puluh) hari dengan ketentuan :
a. Dalam hal terjadi bencana alam, kecelakaan atau sakit dapat diperpanjang dengan persetujuan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia.
b. Tidak dapat dialih statuskan menjadi izin keimigrasian lainnya.


NEGARA-NEGARA YANG MENDAPATKAN FASILITAS BEBAS VISA KUNJUNGAN SINGKAT :
• Thailand
• Malaysia
• Brunei Darussalam
• Filipina
• Singapura
• Hongkong SAR
• Chili
• Macao SAR
• Maroko
• Peru
• Vietnam

VISA KUNJUNGAN SAAT KEDATANGAN (VKSK)/ VISA ON ARRIVAL (VOA)
Dapat diberikan kepada orang asing warga negara tertentu yang bermaksud mengadakan kunjungan ke Indonesia dalam rangka wisata, kunjungan sosial budaya, kunjungan usaha, dan tugas pemerintahan dengan mempertimbangkan asas manfaat, saling menguntungkan, dan tidak menimbulkan gangguan keamanan.

Jangka waktu Visa Kunjungan Saat Kedatangan/Visa On Arrival selama : 30 (tiga puluh) Hari dengan ketentuan :
a. Dalam hal terjadi bencana alam, kecelakaan atau sakit dapat diperpanjang setelah mendapat persetujuan Direktur Jenderal Imigrasi.
b. Tidak dapat dialihstatuskan menjadi izin keimigrasian lainnya.

NEGARA-NEGARA YANG MENDAPATKAN FASILITAS VISA KUNJUNGAN SAAT KEDATANGAN / VISA ON ARRIVAL (VOA) :
• Amerika Serikat
• Afrika Selatan
• Australia
• Argentina
• Brazilia
• Denmark
• Emirat Arab
• Hongaria
• Finlandia
• Inggris
• Italia
• Jerman
• Jepang
• Kanada
• Norwegia
• Korea Selatan
• Perancis
• Polandia
• Swiss
• Selandia Baru ( New Zealand )
• Taiwan
• Oman

TEMPAT DIBERIKAN VISA KUNJUNGAN SAAT KEDATANGAN / VISA ON ARRIVAL (VOA) :

PELABUHAN UDARA :
• Polonia di Medan
• Tabing di Padang
• Soekarno-Hatta di Jakarta
• Juanda di Surabaya

• Ngurah Rai di Bali
• Sam Ratulangi di Manado
• Akhmad Yani di Semarang
• Adi Sumarmo di Solo
• Adi Sutjipto di Yogyakarta
• Selaparang di Mataram
• Eltari di Kupang
• Hang Nadim di Batam
• Hasanudin di Makassar
• Sepinggan di Balikpapan
• Sultan Syarif Kasim II di Pekan Baru
• Halim Perdana Kusuma di Jakarta
• Husein Sastranegara di Bandung

PELABUHAN LAUT :
• Sibolga di Sibolga
• Belawan di Belawan
• Yos Sudarso di Dumai
• Teluk Bayur di Padang
• Tanjung Priok di Jakarta
• Tanjung Emas di Semarang
• Bitung di Bitung
• Jayapura di Jayapura
• Padang Bai Benoa di Bali
• Tenau di Kupang
• Pare-Pare di Pare-Pare
• Soekarno-Hatta di Makassar
• Maumere di NTT
• Tanjung Balai Karimun (Tg. Balai Karimun)

• Sekupang, Batu Ampar, Nongsa dan Marina Teluk Senimba dan Batam Centre di Batam
• Bandar Bintan Telani Lagoi dan Bandar Sri Udana Lobam di Tanjung Uban

2 comments:

  1. bagaimana kalau sudah punya NPWP?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas pertanyaannya.
      Mulai 1 Januari 2009, yang telah mempunyai NPWP tidak perlu membayar biaya fiskal (Fiskal Luar Negeri/FLN). Adapun besarnya tarif FLN (bagi non-NPWP) adalah Rp. 2.500.000 untuk perjalanan luar negeri dengan menggunakan pesawat udara dan Rp. 1.000.000 untuk perjalanan luar negeri dengan menggunakan angkutan laut. Penjelasan lebih lengkap dapat dilihat dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor 53/P/2008 – Tentang Tata Cara Pembayaran, Pengecualian Pembayaran dan Pengelolaan Administrasi Pajak Penghasilan Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri yang Akan Bertolak Ke Luar Negeri tertanggal 31 Desember 2007 - yang bisa didapatkan melalui situs Ditjen Pajak. Terima kasih.

      Hapus

Terima kasih telah membaca informasi yang kami sampaikan, semoga bermanfaat. Tidak dilarang untuk mengutip/menyebarluaskan/ copy paste informasi ini.

 
Twitter Facebook