Parade K’besaran ABRI DiSmg Dlm. Peringatan Hari ABRI Ke-21

Suara Merdeka – Kamis, 6 Oktober 1966

Parade K’besaran ABRI DiSmg Dlm. Peringatan Hari ABRI Ke-21

Mendapat Perhatian Besar Dari Masjarakat
Pangdam VII/Majdjen Surono: “Tanpa Stabilitas Politik Maka Stabilitas Ekonomi Tak Dapat Diharapkan”


HARI ABRI ke-21 5 Oktober 1966 telah diperingati oleh segenap unsur2  Angkatan Bersendjata di Djawa Tengah dengan suatu appel  luar biasa di Projek Simpang 5 dan  diteruskan dgn defile dan parade perlengkapan2 dan kesendjataan ABRI jang mendapat perhatian besar sekali dari masjarakat Semarang jang sudah pagi2 sekali berdjedjal2  dipinggir djalan2 jang akan dilewati defile dan parade tsb. Sementara itu bertepatan dgn lewatnja defile yang diterima oleh Pangdam VII/Dip Majdjen Surono didepan Balaikota, maka melintaslah pesawat jet L-29 dari Auri jang menarik mata untuk menengadah ke atas. Djuga melintas diatas udara Semarang pesawat TU-16 dan Helikopter2 Penerbad.


Defile tsb dimulai di Projek Simpang Lima dimana sebelumnja telah dilangsungkan appel luar biasa dgn Pangdam VII Majdjen Surono bertindak selaku Inspektur Upatjara dan Pa Paldam VII Letkol Sabichis sebagai Komandan Upatjara. Pangdam VII Majdjen Surono dalam amanat didepan appel  jang berlangsung Rabu pagi itu telah mengemukakan bermatjam2 perasaan.

Perasaan terharu, oleh karena dalam usia jang semuda itu, sedjak ia dilahirkan selalu didadar oleh segala matjam penderitaan tanpa mengenal putus asa ataupun putus harapan. Perasaan lega oleh karena ABRI selalu survive dari segala matjam rongrongan jang menggerogoti tubuhnja. Perasaan chidmat, oleh karena ingatan selalu kembali kepada djasa2 para warganja jang telah gugur mendahului kita demi pelaksanaan tugasnja. Perasaan prihatin, karena menjadari bahwa tugas jang dipertjajakan oleh Rakjat kian hari kian bertambah berat. Perasaan bangga, karena ABRI selalu berhasil menumpas setiap usaha jang ingin menghantjurkan Revolusi Bangsa dan Negara kita.

Dengan hantjurnja Gestapu/PKI, maka selesailah suatu episode dalam sedjarah nasional kita jang penuh dengan petualangan, teror, fitnah, kebathilan dll.sebagainja. lahirlah kini suatu masa transisi dalam mana kita menghirup iklim jang segar untuk membangun suatu Orde Baru jang sehat, sesuai dengan tuntutan hati nurani Rakjat Indonesia. Perkembangan situasi setelah 1 Oktober 1965 adalah begitu tjepat berkat  ketrampilan Djendral Soeharto jg dibantu oleh semua angkatan jang haus akan  kebenaran dan keadilan. Lebih2 setelah 11 Maret 1966, setelah ABRI berhasil menghantjur-leburkan semua rentjana Gestapu/PKI, prominensi ABRI dalam kehidupan politik dan pendjelasan revolusi semakin djelas menampak.


ABRI harus tahu jang dihadapi

Berkata selandjutnja Majdjen Surono, bhw kiranja tugas akan dapat dilaksanakan dengan baik, aabila kita dapat mempersiapkan diri terutama dibidang mental. Hendaknja kita insjaf akan tanggung jawab social ini, dan dengan sikap tegas, realistis dan terbuka, serta tanpa prasangka, penuh dengan kesadaran akan persoalan jang mendesak (scence of urgency). Kemudian dibidang organisasi dan tjara kerdja kita harus membangun satu sistem jang dapat mengintegrasikan fungsi pertahanan-keamanan dan fungsi kekarjaan secara effisien. Lebih2 kita tahu bahwa daerah Djawa Tengah adalah daerah jg paling parah akibat petualangan2 rezim pra Gestapu PKI/PKI. Kiranja adalah suatu hal jg mutlak bagi ABRI di Djawa Tengah utk dalam sekarang ini benar2 tahu apa jang dihadapi dan apa jang harus dikerdjakan.

Salah satu persoalan jang setjara konkrit mendjadi beban kita di Djawa Tengah ini jalah, opgave bagaimana kita dapat melaksanakan dan mengamankan Dwi-Dharma Kabinet AMERA. Dalam usaha utk mentjiptakan satu stabilisasi politik menudju terbentuknja Orde Baru. Pelbagai unsur Orde Lama, baik jg berupa vested interest maupun jang berupa mentalitas, dibanjak tempat masih harus kita bersihkan. Sisa2 Gestapu-PKI  dgn psywar dan aksi2 subversinja disana sini masih terasa, sedang persiapan utk menghadapi pemilihan umum sebagai tjara jang demokratis utk menentukan kehendak rakjat pasti  akan banjak menimbulkan matjam2 ekses jg mengganggu usaha kita dlm membina stabilitas politik.

Dalam usaha kita utk mentjiptakan stabilisasi ekonomi, masalah inflasi tetap merupakan usaha jg tidak habis2nja harus kita tjarikan tjara pembatasannja. Sedjalan dgn langkah2 jg sedang diambil oleh Pemerintah, maka Djawa Tengah memang segera akan lebih mengeffektifkan rehabilitasi ekonomi dan pembangunan, dengan menjadari sepenuhnja akan adanja matjam2 berdenecks dibidang transport dan infra-struktur ekonomi. Majdjen Surono achirnja menegaskan bhw masalah politik dan masalah ekonomi  dan masalah keamanan erat sekali djalinannja. Tanpa stabilitas politik maka stabilitas ekonomi tidak dapat diharapkan.


Parade Kebesaran disambut meriah

Selesai  appel  jang berlangsung di Projek Simang 5 siang hari itu diteruskan dengan parade sepandjang djalan2 Pandanaran – Pemuda bubar di Alun2 sedang kendaraan2   perang terus keliling kota. Parade ini diterima Pangdam VII dan Sapta Tunggal lainnja dipodium depan Balaikota. Ikut dalam defile selain kesatuan2  ABRI seperti BRIMOB, KKo,RPKAD,AURI dll, satuan tempur, djuga diikuti oleh Taruna2 Akmil dan karbol2 AAU. Djuga ikut serta barisan2 Purnawirawan, ex Be-17 serta Pramuka dan Kodjarsena.
Selain barisan jang berdjalan kaki, maka pada kesempatan ini muntjul pula kesatuan2 jg bermotor  al dari CPM, Pol. Lalu-lintas Patroli Djalan Raya, ambulance serta mobil2 unit dari PHB, Benghar, tank2 Kko, tank2  Kavaleri, tank2  Artileri dll. Barisan2 ini mendapat perhatian besar sekali dari perwira2 ABRI jg berdiri dikanan-kiri podium serta undangan lain, maupun masjarakat umumnja jg berdjedjal2 dipinggir djalan. Diatas iring2an defile mendesing2 suara jet L-29 AURI jg terbang dgn rendahnja sepandjang Dj Pemuda. Djuga melintas diudara pesawat TU-16 dan Helikopter. Defile ini sepandjang djalan jg dilewati mendapat tepuk tangan jg meriah.



Disalin dari Arsip Semarangan Suara Merdeka Rabu 5 Oktober 2011 hal D.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih telah membaca informasi yang kami sampaikan, semoga bermanfaat. Tidak dilarang untuk mengutip/menyebarluaskan/ copy paste informasi ini. Laskar Informasi juga sangat terbuka atas masukan/tanggapan/komentar.

Fakta, kita hidup di negara rawan bencana. Dan hari ini kita saksikan berbagai bencana telah melanda. Hanya ada dua pilihan: menyerah pada kenyataan atau maju mengambil peran dalam kesiagaan. Dukung dan bergabung bersama kami dalam gerakan ‪‎INDONESIA SIAGA‬ !

Salurkan Donasi Kemanusiaan Anda melalui Lazis Muhammadiyah

BCA No. 8780 171 171
MANDIRI No. 123 00 99 00 8999
BNI SYARIAH No. 00 915 39 444
BRI SYARIAH No. 2020 191 222

Software islami ensiklopedi hadits kitab 9 imam berisi kumpulan hadits dan terjemah